Meraih Taqwa Dengan Bernafkah di Jalan Allah Secara Konsisten

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, [yaitu] orang-orang yang menafkahkan [hartanya], baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan [kesalahan] orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali Imran : 133-134)

Menafkahkan harta di jalan Allah merupakan ciri dari orang orang yang bertaqwa. Taqwa merupakan aspek penting di dalam ajaran agama Islam. Seseorang yang meraih derajat taqwa maka Allah akan memberikan ganjaran yang terbaik yaitu surga. Surga merupakan dambaan dan visi bagi insan yang beriman kepada Allah dan RasulNya. Agar meraih surganya Allah maka insan tersebut harus menjadikan taqwa sebagai misi hidupnya.
Taqwa berasal dari kata waqoyya yang berarti perlindungan. Di dalam Al-Quran taqwa sering diartikan takut kepada Allah. Seseorang yang takut kepada Allah maka ia akan melindungi dirinya dari segala potensi yang akan menjerumuskannya ke dalam dosa.  Seorang sahabat Rasul SAW, Ubay bin Ka’ab pernah memberikan gambaran yang jelas tentang hakikat taqwa. Pada waktu itu, Umar bin Khaththab bertanya kepada Ubay tentang apa itu taqwa. Ubay balik bertanya : “Apakah Anda tidak pernah berjalan di tempat yang penuh duri?” Umar menjawab : “Ya.” Ubay bertanya lagi : “Lalu Anda berbuat apa?” Umar menjawab: “Saya sangat hati-hati dan bersungguh-sungguh menyelamatkan diri dari duri itu.” Ubay menimpali : “Itulah (contoh) taqwa.”

Menghindari dari suatu kemaksiatan merupakan rangkaian ihtiar kita sebagai hamba Allah untuk membangun perlindungan agar kita terlindung dari siksa api neraka. Kemudian bagaimana urgensi bernafkah di jalan Allah dapat membawa kita menuju derajat taqwa.  Didalam surat Ali Imran Allah berfirman “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,  [yaitu] orang-orang yang menafkahkan [hartanya], baik di waktu lapang maupun sempit….”

Di ayat diatas digambarkan bahwa di dalam keadaan senang maupun susah kita tetap harus selalu berusaha untuk  menafkahkan harta di jalan Allah. Kondisi senang dan susah merupakan 2 kondisi yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam hal hal yang tidak dianjurkan oleh ajaran agama kita. Jikalau seseorang berada di dalam keadaan senang karena harta kekayaan yang begitu banyak maka orang tersebut akan berpotensi untuk boros dan menghamburkan hartanya untuk hal hal yang bersifat keduniawian. Sebaliknya kesulitan dan ujian hidup yang dialami seseorang maka orang tersebut akan berpotensi untuk putus asa, sedih memikirkan nasibnya yang kurang beruntung. Begitu besarnya tekanan yang dihadapi seseorang dalam menghadapi ujian hidup akan banyak godaan untuk melakukan hal hal yang tidak dianjurkan dalam agama seperti mabuk mabukan, bunuh diri, bahkan tindakan kriminal mencuri dan sebagainya.

Tetap bernafkah di jalan Allah di dalam kondisi senang dan susah merupakan cara terbaik untuk menghindar dari segala potensi dosa. Karena sesungguhnya bernafkah di jalan Allah berarti kita tetap memelihara dan memperkuat hubungan kita dengan Allah. Semakin kita ingat Allah maka semakin kuat benteng pertahanan kita dalam melawan segala godaan hidup.

Bernafkah di jalan Allah tidak harus dengan harta “alladzina yunfiquu…”  setelah kata yunfiquu  dalam penggalan ayat dari surat Ali Imran di atas tidak di sebutkan objek yang harus dinafkahkan. Dengan dasar ini salah satu mufasirin berpendapat bahwa kita bisa bernafkan dengan segala potensi dan sumber daya yang diberikan Allah kepada kita. Kalau kita tidak punya harta maka kita bisa mempergunakan ilmu yang kita miliki di jalan Allah. Kalau kita tidak punya ilmu kita bisa gunakan tenaga kita untuk bernafkah di jalan Allah.

Marilah kita bernafkah di jalan Allah dengan segala yang kita miliki di dalam senang dan susah agar kita menjadi orang yang bertaqwa yang akan diberikan surga oleh Allah SWT.

Walahualam bi showab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s